Home » Budidaya » Burung » Cara Ternak Burung Lovebird Pemula

Cara Ternak Burung Lovebird Pemula

Budidaya ternak burung Lovebird menjanjikan melihat dari harga burung ini. Dari waktu ke waktu harga burung Lovebird relatif stabil. Jadi tidak salah kalau pencinta burung melirik peluang pasar pada bidang jenis burung ini. Kalau sudah sedikit berpengalam ternak burung lain tentu tidak kesulitan ternak burung Lovebird.

baca juga: Jenis Lovebird Mahal dan Bagus Jarang Dikenal

Usia Produktif Burung Lovebird

Burung Lovebird mulai bisa ternak kalau sudah usia 7 bulan keatas. Sebagaimana biasa memilih burung indukan yaitu sehat dan tidak cacat. Bakal calon induk usia produktif, jangan terlalu tua.

Hindari budidaya ternak Lovebird usia lebih dari 3 tahun karena sudah tidak produktif. Indukan bisa dari piara sendiri dari kecil atau beli pada pedagang yang sudah terpercaya dan berpengalaman.

Beda Burung Lovebird Jantan atau betina

Sebelum mulai budidaya ternak Lovebird, bedakan antara burung Lovebird jantan dan betina. Kalau lihat sepintas sulit membedakan Lovebird jantan atau betina baik dari segi bentuk tubuh maupun warna.

Cara yang biasa untuk membedakan jantan atau betina yaitu dengan meraba kedua capit udang bawah dubur. Jika keras, rapat dan lancip, ini tandanya burung jantan.

Sedangkan kalau betina capit udang terasa lembek, lebar dan tumpul. Bisa juga lihat Lovebird betina saat birahi mempunyai kebiasaan mengumpul bahan sarang. Biasanya terselip antara kedua sayapnya sebelum ia bawa ke dalam kandang/sarang.

Budidaya Ternak Burung Lovebird

Makanan Untuk Memacu Birahi Burung Lovebird

Untuk memacu birahi berikan Lovebird kwaci dan tambah extra fooding seperti toge, jagung muda dan sawi. Makan ini dipercaya mamacu birahi Lovebird menurut teman yang pernah melakukannya.

baca juga: Pakan Burung Lovebird yang Baik

Mengurut Garis Keturunan

Walau burung Lovebird dapat ternak dengan cara umbaran dalam kandang ukuran besar dengan jumlah banyak yaitu lebih dari 1 pasang, tapi akan lebih baik ternak Lovebird secara terpisah. Artinya 1 pasang Lovebird, gunakan satu kandang dengan ukuran  80 cm x 40 cm x 40cm.

Satu Kandang isi satu pasang Lovebird bertujuan agar lebih mudah menelusuri garis keturunan anakan. Dengan ini memungkinkan kita membuat rencana atau mengawin silang untuk mendapatkan keturunan baru dan warna baru dari anak Lovebird berikutnya.

Membuat Kotak Sarang

Buat kotak sarang atau glodok untuk bertelur dan mengeram. Ukuran glodok bisa = 15cm x 20cm x 25cm. Bahan glodok dari papan ukuran tebal kra-kira 2 cm.

Sarang buat dari serbuk kayu atau bisa juga menggunakan kulit jagung yang sudah kering atau bahan lain yang sekiranya dapat jadi sarang seolah-olah seperti pada alam bebas.

Perlakuan Terhadap Anak Burung Lovebird

Kalau sudah berhasil bertelur biasanya 4 atau sampai 6 butir telur berarti sudah baik. Telur akan menetas setelah dierami sekitar 21 hingga 23 hari.

Kedua induk saling bergantian menyuapi makanan pada anakan. Setelah berumur sekitar 6 – 8 minggu, anak Lovebird mulai keluar dari kotak sarang. Setelah itu anak ini bisa makan sendiri dan ini waktunya memindah anakan dan dirawat sebagaimana biasa.

baca juga: Cara Merawat Burung Lovebird yang Baik

Kadang pada saat masih kecil, Induk Lovebird tidak mau menyuapi atau mengasuh anaknya sendiri. Kalau begini mau tidak mau anakan harus diangkat dan disuapi dan diasuh oleh punya burung.

Buat kotak ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm dan beri lampu bohlam 5 watt ini berfungsi sebagai penghangat. Suapi anak Lovebird oleh penganti bapaknya setiap 2 jam sekali. Berikan makanan bubur susu bayi dengan cara mencampur bubur susu dengan air matang hangat dan gunakan sendok untuk menyuapi.

Perlu diperhatikan kekentalan bubur bayi ini waktu diberikan, harap sesuaikan mengikuti usia anak burung itu sendiri, yaitu semakin tua semakin kental bubur yang diberikan. Setelah umur 3 sampai 4 minggu boleh perkenalkan jenis makanan lain seperti buah dan sayur atau millet.

Kendala Umum Ternak Lovebird

1. Sulit Mau jodoh
Pemilik sampai jengkel karena induk yang di gadang-gadang mau kawin malah sebaliknya tidak mau jodoh atau kawin. Tapi jangan putus asa, lihat dulu dengan teliti seperti jenis kelamin sama atau berlainan karena aga sedikit sulit membedakan keduannya atau burung ini belum masuk masa birahi dan yang tidak kalah penting perhatihkan juga lingkungan mungkin tidak mendukung untuk bermesraan.

2. Telur Tidak Menetas
Beberapa penyebab telur tidak menetas seperti induk Lovebird mandul atau kurang nutirisi bisa juga telur tidak dierami atau telur kena penyakit bakteri. Kalau ada 1 atau 2 telur yang tidak menetas itu tidak masalah karena memang biasanya tidak semua telur dapat menetas.

3. Cacat.
Kadang di temui anak Lovebird kakinya tidak dapat mencengkeram dengan baik atau  miring ke samping baik itu samping kanan atau kiri. Kasus seperti ini bisa disebabkan oleh sangkar kurang mencukupi sempit atau dasar pijakan licin misalnya terbuat dari triplek atau bahan lain. Usahakan dasar sarang tidak licin.

Demikian Tips cara budidaya ternak burung Lovebird semoga berhasil.

2 tanggapan pada “Cara Ternak Burung Lovebird Pemula”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.