Home » Budidaya » Sayur » Cara Menanam Sawi Putih di Polybag Agar Tumbuh Subur

Cara Menanam Sawi Putih di Polybag Agar Tumbuh Subur

Cara menanam sawi putih di polybag agar tumbuh subur ikuti langkah-langkah berikut. Budidaya sawi putih bisa pada lahan sawah atau dalam polybag. Artikel kali ini menanam sawi dalam polybag atau dalam pot.

Nama lain dari sawi putih adalah petsai. Tumbuhan ini banyak digunakan sebagai sayuran dan salah satu bernilai ekonomis.

baca juga: 5 Jenis Sawi Unggul di Indonesia Bernilai Ekonomis

Sebelum mulai budidaya sebaiknya ketahui syarat tumbuh sawi putih. Petsai tumbuh subur pada daerah dataran tinggi dengan iklim sejuk.

Suhu yang baik budidaya sawi putih antara 19°C – 21°C, kelembaban udara antara 80% – 90%, curah hujan 1000-1500 mm/tahun, lokasi tanah lebih dari ketinggian 1000 m dari permukaan laut.

Bagaimana dengan daerah dataran rendah dan iklim panas? Jangan khawatir sawi putih putih masih bisa tumbuh tentu dengan perawatan yang lebih. Dengan catatan mungkin agak sulit membentuk crop.

Tanaman sawi subur pada lahan gembur, banyak humus, serta memiliki pembuangan air yang baik. Derajat keasaman antara pH6 sampai pH7. Sawi tidak suka dengan genangan air, jadi bikin drainase yang baik.
Waktu yang tepat menanam sawi putih akhir musim hujan atau awal musim panas.

Sawi Putih Dalam pot

Budidaya Sawi Putih

Budidaya petsai bisa dengan cara generatif atau dari biji, dalam hal ini memerlukan proses penyemaian terlebih dahulu. Untuk mendapatkan biji berkualitas bisa beli pada toko-toko pertanian terdekat atau onlineshop. Sekarang banyak toko online seperti Tokopedia, Shopee dan lain-lain.

Kebutuhan benih untuk setiap hektar lahan sekitar 200 hingga 250 gram benih.

Cara Pembibitan Sawi Putih

Lakukan penyortiran benih terlebih dahulu dengan cara merendam biji menggunakan air hangat selama 15 sampai 30 menit. Buang biji-biji yang mengambang dan ambil biji-biji yang tenggelam untuk disemai.

Siapkan media semai, campuran tanah, kompos dan arang sekam perbandingan 2:1:1. Campuran media semai tersebut masukkan dalam polybag atau buat tempat khusus media semai.

Taburkan biji sawi diatas media secara merata, setelah itu tutup dengan media semai tipis-tipis saja. Selanjut siram dengan air spray halus.

Untuk sementara tutup bedeng persemaian benih dengan daun pisang atau plastik selama 2-3 hari agar tidak kena sinar matahari dan air hujan langsung.

Setelah 3-4 hari buka tutup persemaian agar benih tumbuh dengan baik.

Siram persemaian 2 kali sehari dengan spray halus, pagi dan sore.

Persemaian usia satu bulan setelah semai atau bibit sudah ada 3-4 helai daun, tandanya bibit tersebut sudah siap pindah ke lahan tanam.

Cara Menanam Sawi Putih Dalam Polybag

Pertama siapkan polybag minimal ukuran 20 x 30 cm atau pot ukuran 25. Jika punya modal banyak gunakan polybag yang lebih besar.

Isi polybag dengan media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya. Campuran media tanam yang baik bisa berbagai macam variasi, tergantung ketersediaan dan kondisi iklim daerah masing-masing.

Ingat keberhasilan budidaya sawi putih lebih banyak ditentukan oleh media tanam dan cuaca setempat.

Contoh campuran media tanam:

1. Tanah top soil / tanah humus, sekam bakar / sekam, pupuk kompos dengan perbandingan 2:1:1
2. Tanah top soil / tanah humus, pasir, sekam bakar, kompos dengan perbandingan 1:1:1:1

Intinya dalam campuran media cukup nutrisi unsur hara yaitu pupuk. Media dapat menahan air lebih lama tapi tidak tergenang. Anda bisa juga mencoba campuran media tanam sendiri dengan bahan lain.

Setelah memasukan campuran media tanam dalam polybag sebaiknya diamkan beberapa hari.

Selanjutnya cabut benih sawi dan masukan ke dalam media tanam. Satu kantong polybag masukkan 1 bibit sawi putih saja agar tumbuh lebih maksimal.

Setelah itu siram sampai basah sampai air keluar dari lubang polybag. Selanjutnya lakukan perawatan harian.

Perawatan Harian Menanam Sawi Putih

Lakukan penyiraman dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore jika cuaca panas. Artinya kondisi media cepat kering.

Jika kondisi hujan penyiraman sesuaikan dengan keadaan media, jika media tanam masih basah tidak perlu penyiraman.

Lakukan penyulaman, ganti bibit petsai yang mati atau perkembangan kerdil agar lebih subur. Penjarangan juga perlu jika ada tanaman petsai yang tumbuh menumpuk.

Cek selalu kondisi media tanam, pastikan air tidak tergenang dan cukup nutrisi. Tambahkan media tanam jika sudah mengalami penyusutan, usahakan media selalu penuh dalam polybag.

Buang gulma tanaman mengganggu dengan cara mencabut. Gunting kelopak daun yang busuk atau rusak.

Pupuk Sawi Putih

Cara memupuk sawi putih menanam dalam polybag bisa dilakukan dengan tiga tahap.

Tahap pertama pupuk dasar saat awal membuat campuran media yaitu pupuk kompos. Pupuk kompos terdiri dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang sudah terfermentasi. Sebaiknya gunakan gunakan kompos dengan campuran kotoran hewan ayam.

Pupuk tahap kedua sawi putih yaitu setelah umur 2-3 minggu. Pupuk ketiga saat umur 4-5 minggu.

Jenis pupuk yang diberikan lebih banyak unsur Nitrogen (N). Nitrogen sangat baik untuk merangsang tunas dan daun. Apapun kemasan merek pabriknya yang perlu diperhatikan adalah perbandingan nitrogen harus lebih banyak.

Untuk takaran pemakaian sesuaikan dengan masing-masing kemasan.

Pengendalian Hama dan Penyakit Petsai

Sawi putih rawan terserang hama dan penyakit saat musim hujan. Hama tanaman sawi yang sering menyerang ulat tanah, ulat plutella, ulat jengkal.

Penyakit yang sering menyerang tanaman sawi putih adalah bercak daun, busuk hitam, busuk lunak, akar pekuk, rebah semai.

Untuk mengendalikan hama dan penyakit sawi lebih baik menjaga kondisi kelembaban media dan genangan air. Jika curah hujan tinggi tanaman sawi naungi dengan plastik. Usahakan air tidak terggenang dalam polybag.

Untuk pengendalian hama penyakit hindari menggunakan zat kimia. Ambil ulat-ulat secara langsung dan buang atau bakar. Jika terpaksa baru basmi dengan menyemprotkan insektisida atau pestisida.

Demikian cara menanam sawi putih dalam polybag agar tumbuh subur.

baca juga: Cara Menanam Sawi Hijau di Polybag Yang Baik

Jika beruntung petsai membentuk crop kita sudah bisa panen. Jika tidak berbentuk crop juga tidak masalah karena sawi putih tanaman yang memanfaatkan daun . Umur 25 hari sampai 65 hari sawi putih sudah bisa panen.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.